Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Kenaikan Harga Properti Residensial Melambat di Kuartal II/2019


    Hasil survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (BI) mengindikasikan perlambatan kenaikan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal II/2019.



    Hal ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal II/2019 yang tumbuh 0,20% secara kuartalan (qtq), melambat dibandingkan 0,49% (qtq) pada kuartal sebelumnya.

    "Melambatnya kenaikan harga properti residensial terjadi pada semua tipe rumah. Ke depan, kenaikan harga rumah diperkirakan meningkat pada kuartal III/2019 sebesar 0,76% (qtq)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (12/8/2109).

    Dia melanjutkan, volume penjualan properti residensial pada kuartal II/2019 tercatat mengalami kontraksi pertumbuhan -15,90% (qtq), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 23,77% (qtq).

    Sedangkan penurunan penjualan properti residensial disebabkan oleh penurunan penjualan pada rumah tipe kecil dan rumah tipe menengah. Menurut responden, beberapa faktor yang menyebabkan penurunan penjualan adalah melemahnya daya beli, suku bunga KPR yang cukup tinggi, dan tingginya harga rumah.

    Hasil survei menunjukkan bahwa pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang terutama bersumber dari non perbankan, tercermin pada pembiayaan pembangunan yang bersumber dari dana internal pengembang yang mencapai 60,57%.

    "Sementara di sisi konsumen, pembelian properti residensial sebagian besar masih menggunakan fasilitas KPR sebagai sumber pembiayaan utama," tandas Onny.

    Sumber: sindonews.com

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728